CARA BUDIDAYA TANAMAN BAWANG KUCAI


Kucai, Bawang Kucai alias daun kucai adalah salah satu tipe tanaman rempah yg mampu dibangun sebagai bahan dasar obat herbal. Namun, seringkali dibangun sebagai bahan kuliner alasannya adalah kucai dikenal sebagai sayuran daun. Nama ilmiah kucai adalah Allium tuberosum dan Allium ramosus.

Kucai benar-benar tak sama dengan bawang batak alias lokio alasannya adalah kucai berdaun pipih dan mempunyai bunga berwarna putih. Daun kucai mempunyai wangi-wangian yg tajam dan pekat melainkan tak sama dengan wangi-wangian yg dimiliki oleh daun bawang maupun daun prei, bunga dari kucai mampu dibangun sebagai rempah penyedap. Nama kucai sendiri berawal dari bahasa Hokkian yakni “Kú-chhài”. Tanaman kucai sendiri tak sedikit dijumpai di Wilayah Asia Tenggara, kecuali itu kita juga mampu menemukan kucai di China, India dan Jepang.

Informasi Rinci Komposisi Kandungan Nutrisi/Gizi Pada Kucai :
Nama Bahan Makanan : Kucai
Nama Lain / Alternatif : -

  • Banyaknya Kucai yg diteliti (Food Weight) = 100 gr 
  • Bagian Kucai yg mampu dikonsumsi (Bdd / Food Edible) = 52 %
  • Jumlah Kandungan Energi Kucai = 45 kkal
  • Jumlah Kandungan Protein Kucai = 2,2 gr
  • Jumlah Kandungan Lemak Kucai = 0,3 gr
  • Jumlah Kandungan Karbohidrat Kucai = 10,3 gr
  • Jumlah Kandungan Kalsium Kucai = 52 mg
  • Jumlah Kandungan Fosfor Kucai = 50 mg
  • Jumlah Kandungan Zat Besi Kucai = 1 mg
  • Jumlah Kandungan Vitamin A Kucai = 40 IU
  • Jumlah Kandungan Vitamin B1 Kucai = 0,11 mg
  • Jumlah Kandungan Vitamin C Kucai = 17 mg
  • Khasiat / Manfaat Kucai : - (Belum Tersedia) 
  • Huruf Awal Nama Bahan Makanan : K 

Sumber Informasi Gizi : Berbagai publikasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan sumber lainnya.


Sebab fungsi dan kegunaannya, tak sedikit orang-orang ketika ini mulai mengerjakan budidaya bawang kucai alias Garlic Chives ini untuk dibangun salah satu perjuangan mereka. Berikut adalah tutorial budidaya Bawang Kucai :

1. Pengolahan Lahan Tanam 
Lahan yg akan dibangun sebagai lahan budidaya kucai semestinya diolah lebih-lebih dahulu, tanah pada lahan digemburkan lebih-lebih dahulu memakai cangkul alias bajak. Sebab tanaman kucai menyikai pH sekitar 6-6,8, apabila terlalu asam karenanya butuh dikerjakan pengapuran. Untuk satu hektar lahan dibutuhkan sekitar 1200 kg kapur pertanian.

Jikalau sudah, Buatlah bedengan dengan ukuran sekitar 1-1,5 meter untuk lebarnya dan panjangnya menyesuaikan dengan panjang lahan tanam, selanjutnya perbuat pemupukan pemupukan dasar dengan memakai pupuk organik dan pupuk TSP maupun Ponska.

2. Pemilihan Bibit Kucai
Kucai mampu diperbanyak dengan biji maupun tunas/anakan/rumpunnya. Untuk mendapatkan benih yg berkualitas karenanya ambil benih dari tanaman yg telah berumur sekitar 2-3 bulan dan tanaman tersebutr sehat, tak sama dari hama penyakit. Hal yg butuh dilihat sebelum pemilihan benih :

1-2 hari sebelum tanam, rumpun yg baru diambil dari tanaman induk dibersihkan lebih-lebih dahulu dari kotoran kemudian dibagi menjadi sebagian tahap umbi, apabila umbi mempunyai akar yg panjang mampu dipotong memakai gunting maupun yg lainnya. Tentunya benih yg dipilih adalah benih yg sehat.

3. Penanaman Bawang Kucai
Umbi benih yg telah didapat selanjutnya ditanam di lahan tanam. Umbi tersebut kemudian dimasukan ke dalam celah tanam yg dibangun dengan tutorial ditugal dengan jarak tanam tak lebih lebih 15 cm – 20 cm. Dalam tiap celah diisi dengan 3-5 bibit, lalu timbun kembali dengan tanah disekitar umbi benih dan padatkan. Penanaman ini baik dikerjakan ketika menjelang awal demam isu penghujan.

4. Perawatan Tanaman Kucai
Lakukan penyiraman pada tanaman kucai sebanyak sekali sehari apabila tak turun hujan. Lakukan pula penyiangan terhadap gulma alias tanaman lain yg tumbuh disekitar tanaman kucai, sampai masa panen penyiangan ini dikerjakan sebanyak 2 kali.

5. Pemupukan
Untuk yg akan terjadi yg lebih meksimal perbuat pula pemupukan memakai pupuk NPK, Urea dan TSP. Dosis yg dibutuhkan adalah 25-30 gram Urea per m2, 15-25 gram TSP per m2, dan 20-40 gram NPK per m2.

6. Pembatasan Hama dan Penyakit Tanaman Kucai
Hama yg seringkali menyerang tanaman kucai antara lain variasi krokot kecil alias gremi. Pengontrolannya mampu dikerjakan dengan mengerjakan penyiangan alias mampu juga seusai penanaman benih disetiap jeda dikasih jerami. Penyakit yg seringkali menyerang tanaman kucai adalah basi daun yg dikarenakan oleh cendawan alias jamur dan juga penyakit bulai yg dikarenakan oleh virus alias kuman.

7. Pemanenan Kucai
Bawang kucai mampu dipanen ketika tanaman telah berumur tak lebih lebih sekitar 2 bulan, dan seusai pemanenan pertama, pemanenan selanjutnya mampu dikerjakan tiap 1 bulan. Pemanenan ini dikerjakan dengan tutorial memotong pangkal batang.

Itulah berbagai tutorial menanam tanaman kucai, semoga berguna bagi kalian dan selamat mencoba.

0 Response to "CARA BUDIDAYA TANAMAN BAWANG KUCAI"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel